28 September 2016

Jenjang Pada Kontes Ayam Pelung

Oleh : Admin HIPJAT


  1. Konkur : Merupakan media dan agenda resmi/tIdak resmi untuk menguji standar dan kualitas penampilan fisik kesehatan, ketangkasan dan keindahan suara ayam pelung secara kompetitif dan komprehensif sesuai dengan standar yang ditetapkan dilaksanakan di tingkat kelompok.
  2. Latihan Bernilai (Latber ) / Terbuka : Merupakan media dan agenda resmi untuk menguji standar dan kualitas penampilan fisik, kesehatan, ketangkasan dan keindahan suara ayam pelung secara kompetitif dan komprehensif sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dilaksanakan di tingkat kabupaten. Latihan bernilai (latber) terbuka dapat di ikuti oleh peserta dari luar Kabupaten dengan ketentuan undangan yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan HIPPAPI Jawa Tengah. Pemenang atau juara dari peringkat 1 (satu) sampai dengan peringkat 15 (lima belas) mendapat piagam penghargaan atau piala dan berhak mengikuti Kontes lokal / terbuka.    
  3. Kontes lokal/Terbuka : Merupakan media dan agenda resmi untuk menguji standar dan kualitas penampilan fisik, kesehatan, ketangkasan dan keindahan suara ayam pelung secara kompetitif dan komprehensif sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dilaksanakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah.Kontes lokal terbuka dapat di ikuti oleh peserta dari luar Kabupaten dengan ketentuan undangan yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan HIPPAPI Jawa Tengah. Pemenang atau juara dari peringkat 1 (satu) sampai dengan peringkat 30 (tiga puluh) mendapatkan piagam penghargaan atau piala dan berhak mengikuti Kontes Regional / Besar.    
  4. Kontes Regional / Besar : Merupakan media dan agenda resmi untuk menguji standar dan kualitas penampilan fisik, kesehatan, ketangkasan dan keindahan suara ayam pelung secara kompetitif dan komprehensif sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dilaksanakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kontes Regional / Besar dapat di ikuti oleh peserta dari luar Provinsi  dengan ketentuan undangan yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan HIPPAPI Jawa Tengah. Pemenang atau juara dari peringkat 1 (satu) sampai dengan peringkat 50 (lima puluh) mendapatkan piagam penghargaan atau piala dan berhak mengikuti Kontes Nasional.    
  5. Kontes Nasional : Merupakan media dan agenda resmi untuk menguji standar dan kualitas penampilan fisik, kesehatan, ketangkasan dan keindahan suara ayam pelung secara kompetitif dan komprehensif sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dilaksanakan di tingkat Nasional atau PERANG BINTANG, memperebutkan Piala MAMA DJARKASIH CUP. Kontes Regional / Besar dapat di ikuti oleh peserta dari luar Provinsi  dengan ketentuan undangan yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan HIPPAPI Jawa Tengah.

Realita Pelung KUKUDUR yang sudah Punah

Oleh : Yudhistira


Suara awal yang keluar dari seekor Ayam Pelung sebagai tarikan awalan (Angkatan) pada kokok Ayam Pelung. Suara Angkatan yang baik pada Ayam Pelung   ditandai dengan :
1.       Tempo lambat sehingga terbentuk suara Angkatan yang ideal terbagi 3 ketukan dan lambat, umum kita sebut “Anca”.
2.       Bersih, bening, tidak serak atau kotor.
3.      Terbentuknya Angkatan yang baik juga dipengaruhi oleh Dasar suara yang baik, yang selama ini kita ketahui bahwa dasar suara yang baik adalah yang mendasar pada U atau paduannya, deskripsinya sebagai berikut :
ü  KUKUDUR yaitu suara angkatan dari Ayam Pelung   yang Anca, lambat dan mendasar pada U yang sempurna/murni  U U U
ü  SEMI KUKUDUR yaitu suara angkatan dari Ayam Pelung  yang Anca, lambat dan mendasar pada U, tapi tidak terlalu 100% fasih di U, kadang ada miss.
ü  KEKELUR/KUKELUR/KUKULIR yaitu suara angkatan pada Ayam Pelung  yang cukup Anca, lambat yang juga mendasar pada U dan paduannya, deskripsi seperti  U EUL U atau EU EUL U.

Pada dasarnya ketiga jenis Angkatan tersebut diatas masuk kriteria khas Ayam Pelung  yang baik, dan 3 jenis angkatan ini yang hingga sekarang diakui eksistensinya, kecuali KUKUDUR yang terlalu sempurna hingga hari ini sulit mencari contohnya. Keberadaan Angkatan KUKUDUR saat ini bisa dikatakan sudah punah, karena kesempurnaan kukudur seiring berjalannya waktu mengalami “distorsi” entah itu faktor dari genetika ataupun fisika yang kerap terjadi pada ayam pelung, mulai dari breeding, pola cuaca maupun pola pemeliharaan atau rawatan.

Angkatan Ayam Pelung tidak ada kaitan dengan VOLUME seperti mungkin kita suka dengar seseorang berkomentar bahwa ada Ayam Pelung  yang mempunyai volume besar disebut KUKUDUR dll. Walaupun ayam yang mempunyai angkatan Semi kukudur sering bervolume besar tapi tidak semua begitu. Ayam berjenis angkatan Kekelur pun banyak juga yang bervolume besar.

Berbicara istilah-istilah kata dalam suara ayam pelung yang begitu berfariatif, tentu akan membuat yang mempelajarinya menjadi bingung dan sering terjadi kesalahpahaman. Sebagai contohnya istilah VOLUME, ada pengertian yang saling bertabrakan, pertama secara harfiah VOLUME itu berarti ISI, suara ayam pelung dikatakan bagus apabila ber VOLUME padat atau berat. Kedua VOLUME yang berkaitan dengan level suara min-max, terkadang volume tersebut sering diistilahkan dengan volume besar, volume kenceng. Istilah-istilah tersebut tentunya masing-masing orang ada perbedaan, entah perbedaan istilah itu dipahami atau tidak terkadang menjadi polemik dan membuat bingung bagi orang yang belum memahami suara ayam pelung. Itulah sebabnya disarankan bagi yang ingin mempelajari seni suara ayam pelung sebisa mungkin belajar langsung dengan melihat “live performance” ayam pelung pada saat di atas ajeng.



25 September 2016

Latber Terbuka Jateng 8 Kudus 2 Oktober 2016

 Latber Terbuka Jateng 8 Kudus 2 Oktober 2016

LATBER (Latihan Bernilai) Jateng Terbuka ke-8 merupakan rangkaian kegiatan berkala setiap 3 bulan sekali untuk menjaring  jawara-jawara baru ayam pelung khususnya di Jawa Tengah.
Banyak sisi positif dari kegiatan ini, baik sebagai hiburan, seni dan budaya, juga dapat menggerakan sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan, juga memperkenalkan seni suara ayam pelung pada masyarakat sekitar bahwa hobi ini juga bisa menarik, edukatif dan bergengsi tidak seperti hobi Sabung Ayam yang cendrung negatif.

Panitia pelaksana kegiatan mengundang dan mengajak para peternak dan penggemar ayam Pelung, khususnya di provinsi Jawa Tengah untuk dapat berpartisipasi langsung secara kontributif pada kegiatan ini. Rasa bangga dan penghargaan setinggi-tingginya apabila semua pihak terkait dapat  turut serta dalam penyelenggaraan kegiatan rutin dari HIPPAPI JATENG.
Tak luput pula kami mengajak instansi pemerintahan baik provinsi maupun daerah dan jajarannya serta pengusaha-pengusaha untuk turut berpartisipasi secara kontributif . Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan kemajuan dan kemakmuran, baik di sektor peternakan, pariwisata, perekonomian maupun perdagangan khususnya di Jawa Tengah.

Tiba saatnya acara yg kita nantikan bersama yakni Latber Terbuka Jateng 8 Kudus 2 Oktober 2016 Agenda Rutin tiap 3 Bulan sekali. Kontes Ayam Pelung "LATBER TERBUKA JATENG -8" sebagai ajang silaturahmi sesama pelungers secara nyata, ajang uji kualitas ayam pelung, ajang bursa ayam pelung berkualitas yang dihadiri dan diikuti oleh pelungers-pelungers sejati se-Indonesia Raya Tanah Airku, digawangi oleh Juri-juri berkualitas, OBJECTIVE dan AMANAH, diliput berbagai media cetak dan elektronik, baik lokal maupun interlokal, berlimpah DoorPrize, kali ini bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Dawe - Kab. KUDUS. Info acara terlampir pada brosur publikasi.

Bagi pemilik ayam pelung yang ingin mengikut sertakan ayamnya dalam kontes ayam pelung tersebut, dipersilahkan untuk hadir pada saat acara dengan membawa ayamnya, dan lalu mendaftarkan langsung pada petugas registrasi di tempat acara. Pendaftaran dibuka pada Minggu, 2 Oktober 2016 mulai pukul 08:00 WIB sapai dengan selesai.

08 August 2016

Laporan Rekapitulasi Kontes Ayam Pelung JPF-3

 PANITIA PELAKSANA JAVA PELUNG FESTIVAL 2016
RALAT PENETAPAN DAFTAR HASIL JUARA JAVA PELUNG FESTIVAL 2016


Menimbang             :
a.    Bahwa sesuai hasil evaluasi dan koreksi panitia setelah acara berlangsung, berdasarkan data dokumen rekapitulasi Dewan Juri dan regitrasi pendaftaran, terdapat kesalahan penulisan nama dan pemilik ayam pelung dalam publikasi daftar hasil juara;
b.    Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, perlu dilakukan ralat penetapan daftar juara Java Pelung Festival 2016;

MEMUTUSKAN:
Menetapkan        :
KESATU                   :     Ralat daftar juara Java Pelung Festival 2016 sebagai berikut:
I.      Dalam daftar hasil juara tertulis:
Nomor urut 7, Nomor kurung 77, Nama ayam Gendis, nama pemilik Hakam, alamat Gresik.
Yang benar adalah:
Nomor urut 7, Nomor Kurung 77, Nama ayam Rajo, nama pemilik Irwan, alamat Bantul.
II.    Dalam daftar hasil juara tertulis:
Nomor urut 16, Nomor kurung 79, Nama ayam Anting, nama pemilik H. Jajang, alamat Garut.
Yang benar adalah:
Nomor urut 16, Nomor Kurung 79 Nama ayam Srirama, nama pemilik Ganjar, alamat Surakarta.
KEDUA                    :     Ralat  hasil juara Java Pelung Festival 2016 ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
                                                               
Ditetapkan di Semarang, 8 Agustus 2016




Rekapitulasi Babak FINAL


Surat Keputusan Panitia JPF-3



Daftar Juara Kontes Ayam Pelung Indonesia Terbuka JPF-3


22 July 2016

Java Pelung Festival 2016 (JPF-3)

Assalamu'alaikum...
Salam Sejahtera...

Sehubungan dengan akan diselenggarakannya Kontes Ayam Pelung Indonesia Terbuka III “Java Pelung Festival 2016” (JPF-3), dengan ini kami mengundang Pengurus dan anggota HIPPAPI serta segenap pecinta, peternak, pemerhati dan komunitas pelestari ayam pelung se-Indonesia Raya untuk turut serta berpartisipasi pada :

Kegiatan       : Kontes Ayam Pelung Indonesia Terbuka III “Java Pelung Festival 2016 (JPF-3)
Hari, tanggal : Minggu, 7 Agustus 2016
Waktu            : Pukul 08:00 s/d Selesai
Tempat          : Taman Budaya Surakarta (TBS) Jl. Ir. Sutami No.57 Kentingan Surakarta Jawa Tengah.


Kami sangat mengharpakan partisipasi dan kehadirannya dalam acara tahunan HIPPAPI JATENG tersebut. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia maupun sekretariat HIPPAPI JATENG.
Demikian Undangan Terbuka ini, atas perhatian, dukungan dan partisipasinya-nya kami meng-ucapkan terima kasih.

07 April 2016

Agenda Kegiatan Ayam Pelung Jateng

Agenda Kegiatan Ayam Pelung Jateng

Assalamu'alaikum...Salam Sejahtera...
Salam Guyub Rukun Sedulur Pelung Sedunia...
Kembali Pelungers Jateng "nduwe gawe"
Agenda Rutin tiap 3 Bulan sekali, yaitu Kontes Ayam Pelung "LATBER TERBUKA JATENG -7" ajang silaturahmi sesama pelungers secara nyata, ajang uji kualitas ayam pelung, ajang bursa pelung berkualitas...dibanjiri oleh pelungers-pelungers sejati se-Indonesia Raya Tanah Airku, digawangi oleh Juri-juri berkualitas, OBJECTIVE dan AMANAH, diliput berbagai media cetak dan elektronik...baik lokal maupun interlokal...berlimpah DoorPrize...dan kali ini sekaligus peresmian HIPPAPI TEGAL ...tumplek blek pokok'e...kali ini bertempat di Slawi - Kab. Tegal. Info acara terlampir teng brosur njih dulur...
Matursuwun...thank you
Wassalamu'alaikum
SALAM HIPJAT..!!!
Rukun Guyub SakLawase

15 March 2016

Kiprah Pelungers Jateng I


[Dokumentasi Latber Terbuka Jateng -6, Banyumas, 28 Februari 2016]

Ayam pelung sudah menjadi salah satu hobi unggas yang cukup diminati. Bunyi kokok yang panjang dengan interval naik turun, menjadi daya tarik ayam asli Indonesia ini.

Ayam jenis ini berasal dari Cianjur, Jawa Barat dan sudah ada sejak abad ke-16. Pada masa itu konon pelung menjadi klangenan dan banyak dipelihara oleh bangsawan. Di Jawa Tengah, penggemar ayam ini cukup banyak, seperti di Kota Semarang, Banyumas, Solo, dan daerah lainnya. Bahkan, ada yang khusus menernakkan ayam ini. Karena banyaknya penggemar, 2012 lalu beberapa penghobi kemudian membentuk komunitas penggemar ayam pelung Jawa Tengah.

Komunitas ini menginduk pada Himpunan Peternak dan Penggemar Ayam Pelung Indonesia (Hippapi). Saat ini, anggota yang aktif tercatat sekitar 900 orang. Setiap tiga bulan sekali, komunitas ini menggelar latihan bersama dengan berpindahpindah kabupaten/kota. “28 Februari lalu digelar di Banyumas dengan peserta 90 ekor ayam. Ada penghobi dari Jawa Timur dan Yogyakarta yang datang,” kata Sekretaris Jenderal Hippapi Jateng Yudhistira Arbai kemarin. Yudhistira menerangkan, Hippapi memiliki dua misi, yakni mengajak untuk menekuni hobi dan mendorong peternak membudidayakan ayam sebanyak-banyaknya untuk memenuhi permintaan daging masyarakat.

Untuk kebutuhan konsumsi, ayam pelung dinilai cocok karena memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan ayam jawa dengan bobot 7 kilogram (kg). “Jadi, ayam jago yang tidak memiliki suara bagus, bisa untuk konsumsi. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng menantang kami sekali panen 5.000 ekor, tapi itu belum bisa dipenuhi,” ungkapnya. Untuk ayam juara, nilai jualnya sangat tinggi. Jika menjuarai kontes nasional bisa menembus Rp70 juta dan minimal Rp5 juta.

Tapi jika ingin memelihara ayam ini, Yudhistira menyarankan agar tidak sembarangan membeli bibit termasuk di pasar burung karena tidak ada jaminan. Yudhistira merekomendasikan agar membeli bibit langsung dari peternak yang tergabung di Hippapi karena galur trah ayam sudah jelas. Biasanya peternak juga menggelar bursa jual-beli saat latihan bersama. Rata-rata ayam berumur satu bulan dibanderol Rp100.000- Rp300.000 per ekor. Ayam pelung bisa disilangkan dengan jenis lainnya, seperti ayam ketawa yang memiliki fisik hampir mirip tapi ukurannya lebih kecil. Persilangan ini yang akan menghasilkan suara pelung jadi rusak.

“Saat ini kemurnian gen pelung 85% karena banyak pemula yang tidak paham sehingga sering disilangkan. Ciri-ciri ayam pelung yang bagus ini bersuara empuk atau minimal kristal dan memiliki awalan, tengahan, dan penutup yang bervariasi seperti kurva,” papar Yudhistira. Untuk kejuaraan, Yudhistira mengungkapkan yang paling bergengsi adalah Java Pelung Festival (JPF) yang digelar setiap Agustus.

Pada 2015 lalu tiga ayam dari Jateng berhasil masuk nominasi JPF, yakni Rowo Bajul (peringkat 10) milik Yudhistira; Wisanggeni (18) milik Ali Muazin, Mangkang, Semarang; dan juara penampilan milik Yahya dari Kudus. Selain suara, kontes ayam ini juga mempertandingkan kelas penampilan dengan penilaian warna dan bobot badan.

Arif Purniawan
Kota Semarang

Source : Koran SINDO

Main Ads HIPJAT

Cari